Mempererat Tali Persaudaraan; Pimpinan Darul Musthafa, Habib Umar bin Hafidz Melakukan Kunjungan ke Pimpinan Muhammadiyah Pusat
Habib Umar bin Hafidz mengunjungi Pimpinan Muhammdiyah Pusat dalam rangka silaturahmi serta diskusi tentang kiat meningkatkan pendidikan dan pembelajaran yang selaras di era modernisasi
BERITA
10/14/2026


Jakarta, Janaranews - Pada senin, 12 Oktober 2026. Ulama masyhur dari Tarim Yaman sekaligus merangkap sebagai pimpinan Darul Musthafa yaitu Habibi Umar bin Hafidz, bersama Delegasi Muwasholah Ulama Muslimin melakukan kunjungan ke Pimpinan Muhammadiyah di Jakarta. Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah, Dr. Anwar Abbas. Silaturahmi ini berperan penting dalam mempererat hubungan serta menjalin kerja sama strategis dalam hal Pendidikan, dakwah islam serta memupuk hubungan kemanusiaan melalui bantuan yang disalurkan untuk rakyat palestina.
Dalam kunjungan ini, Habib Umar bin Hafidz juga disambut oleh Dr. Imam Ad-Daruqutni, Dr. Saiful Bahri, Dr. M. Choirin, serta Ustadz Fahmi Salim.
Pertemuan ini sekaligus mendiskusikan titik temu antara tradisi keilmuan dan tarbiyah Darul Musthafa dengan visi Islam kemajuan Muhammadiyah bersamaan membahas kolaborasi tentang visi kemanusiaan untuk membantu rakyat Palestina serta umat islam secara menyeluruh. Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh misi kemanusiaan untuk membantu rakyat Palestina yang hingga saat ini masih berjuang membela tanah kelahirannya.
Dalam pertemuan ini, Habib Umar bin Hafidz menjelaskan tentang metode tarbiyah yang dilakukan oleh Darul Musthafa bertumpu pada pondasi 3 pilar yaitu Islam sebagai landasan beramal sesuai syariat, Iman untuk memperkuat nilai tauhid dan aqidah serta Ihsan untuk meningkatkan kesucian jiwa dan pembinaan spiritual sebagai upaya pendekatan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Habib Umar bin Hafidz juga menambahkan jika pendidikan harus mencakup qudwah atau role model dari orang shaleh serta menumbuhkan lingkungan yang saling menasehati serta menumbuhkan kehidupan yang sesuai dengan tuntunan Rosul Shollallahu ‘alaihi Wa Sallam. Tak hanya sebatas menyampaikan pengetahuan dan mencetak kecakapan intelektual.
Pembiasaan tersebut bisa dimulai dari kebiasaan sholat berjamaah di awal waktu dengan konsisten mengikuti takbirotul ihram bersama imam, menghidupkan halaqah tilawah qur’an secara rutin. membaca dzikir pagi dan petang, mendatangi kajian-kajian keilmuan dan tak lupa untuk selalu menerapkan adab-adab islam sesuai sunnah Nabi dalam kegiatan harian.
Habib Umar turut mengenalkan kitab Maqashid Halaqatit Ta'lim sebagai salah satu pedoman dalam sistem pembelajaran yang diterapkan di Darul Musthafa. Kitab tersebut dapat dijadikan bahan kajian dan referensi bagi Muhammadiyah dalam mengembangkan model pendidikan Islam yang lebih komprehensif, khususnya dalam aspek pendidikan keagamaan dan pembinaan karakter Islami.
Pengenalan kitab ini juga menjadi peluang untuk membangun pertukaran gagasan antara tradisi pendidikan pesantren dan sistem pendidikan Islam kontemporer. Melalui dialog tersebut, penguatan spiritualitas, pembentukan akhlak mulia, serta pembiasaan menjalankan ibadah dapat dikembangkan secara seimbang dengan peningkatan wawasan keilmuan dan keterampilan peserta didik.
Dalam menjelaskan strategi dakwah, Habib Umar menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi dan berbagai perangkat modern tetap sejalan dengan prinsip dakwah bil hikmah, yakni menyampaikan ajaran Islam secara bijaksana dan tepat sasaran. Kehadiran teknologi digital dan internet dinilai mampu mendukung penyebaran pengetahuan agama secara lebih luas, selama penggunaannya tetap berpedoman pada ajaran dan etika Islam.
Menurut pandangan tersebut, perkembangan teknologi seharusnya dapat diarahkan menjadi sarana untuk mendukung kepentingan agama dan kemaslahatan masyarakat. Hal ini tercermin dalam kegiatan Darul Musthafa yang memanfaatkan media digital untuk mendistribusikan kitab, menyebarluaskan materi kajian, serta mendukung pelaksanaan halaqah dan kegiatan pembelajaran keislaman.
Pemikiran tersebut memiliki keselarasan dengan semangat Islam Berkemajuan yang dikembangkan Muhammadiyah. Dalam pendekatan ini, ilmu pengetahuan, tata kelola organisasi yang modern, dan kemajuan teknologi menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kualitas dakwah serta memperluas manfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, penguatan tradisi keilmuan dan spiritualitas dapat berjalan beriringan dengan inovasi pendidikan dan kelembagaan, sehingga dakwah Islam mampu memberikan pencerahan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perubahan zaman.
Janara Umroh Custom
Umrah Privat & Fleksibel Sesuai Kebutuhan Anda
Beranda-Umroh Privat-Portofolio-Artikel-Konsultasi
Bincang Ibadah
+62813-9131-3313
Eks Karesidenan Madiun (By Appointment)
Head Office : Jl. Parang Centung 04 Patihan Wetan Babadan Ponorogo
© 2026 Janara Umroh Custom-Merancang ibadah privat sesuai ritme dan kenyamanan Anda.
Mewah - Personal - Khusyuk
