Hal Yang Perlu Diketahui Saat Melaksanakan Umroh Untuk Pertama Kali

Melakukan perjalanan umroh tentunya akan menjadikan pengalaman yang sangat berharga. Agar perjalanan menjadi lebih bermakna, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut

ISLAMI

10/1/2026

Umroh Pertama Kali? Ini Urutan Ibadah yang Perlu Kamu Ketahui

Bagi sebagian orang, melakukan ibadah umroh pertama kali merupakan perjalanan yang sangat dinanti-nantikan. Selain menyiapkan berkas-berkas dan kebutuhan yang diperlukan untuk perjalanan, calon jamaah juga harus memahami urutan ibadah yang akan dilakukan ketika berada di Tanah Suci.

Memahami cara-cara melakukan umroh sebelum berangkat bisa membantu jamaah lebih siap dalam menjalani setiap tahapannya. Bagi jamaah yang belum pernah melakukan umroh sebelumnya, memahami urutan ibadah dari mulai awal sampai akhir bisa membantu mengurangi rasa bingung ketika sedang berada di tempat ibadah.

Secara umum, rangkaian ibadah umroh terdiri dari beberapa langkah seperti memakai ihram, berniat, melakukan tawaf, sa'i, serta tahallul. Setiap langkah memiliki aturan yang harus diperhatikan oleh para jamaah.

Memulai Umroh dengan Ihram dan Niat

Rangkaian kegiatan umroh dimulai dengan ihram. Ihram tidak hanya berkaitan dengan pakaian yang dipakai, tetapi juga mencakup kondisi seseorang yang telah bertekad untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh dan terikat dengan aturan tertentu.
Sebelum melewati miqat, para jamaah harus mempersiapkan diri untuk ihram dan mengucapkan niat umroh. Miqat adalah batasan lokasi atau waktu yang sudah ditentukan untuk memulai ihram bagi orang yang ingin menunaikan haji atau umroh.
Setelah mengucapkan niat, jamaah mulai mengikuti ketentuan ihram dan menjauhi berbagai larangan yang berlaku selama dalam keadaan ihram.

Melaksanakan Tawaf di Masjidil Haram

Setelah sampai di Masjidil Haram, jamaah melakukan tawaf, yaitu berkeliling Ka'bah sebanyak tujuh kali.Tawaf dilakukan dengan cara menjadikan Ka'bah berada di sisi kiri para jamaah. Saat melakukan umrah, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak doa dan membaca dzikir serta mengikuti petunjuk dari pembimbing jika melakukan umrah dalam kelompok.
Kondisi di Masjidil Haram yang padat dan ramai oleh jamaah dari berbagai negara membuat jamaah harus memperhatikan keselamatan dan tidak memaksakan diri ketika situasi sedang sangat padat.

Melanjutkan dengan Salat Setelah Tawaf

Setelah selesai melakukan tujuh kali putaran tawaf, para jamaah diperbolehkan untuk melaksanakan salat sunnah setelah tawaf sesuai dengan situasi dan lokasi yang memungkinkan.
Jamaah tidak perlu terburu-buru mencari tempat tertentu jika situasinya terlalu ramai. Mengikuti petunjuk dari para petugas dan pembimbing dapat membantu menjaga keteraturan saat berada di area Masjidil Haram.

Sa'i antara Safa dan Marwah

Rangkaian berikutnya adalah sa'i, yaitu melakukan perjalanan atau berjalan antara Bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali.
Sa'i menjadi pengingat bagi jamaah mengenai perjuangan Siti Hajar saat mencari air untuk Nabi Ismail AS. Selama menjalankan sa'i, jamaah diperbolehkan untuk berdoa dan berdzikir sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Untuk jamaah yang berusia lanjut atau yang memiliki keterbatasan fisik, kondisi fisik harus diperhatikan. Jamaah dapat memanfaatkan fasilitas yang ada sesuai dengan petunjuk dan mengikuti arahan dari pemandu.

Mengakhiri Rangkaian Umroh dengan Tahallul

Setelah selesai melaksanakan sa'i, para jamaah selanjutnya mengerjakan tahallul. Tahallul ini adalah mencukur atau memotong sebagian rambut sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Tahallul merupakan bagian akhir dari serangkaian ibadah umroh. Dengan melakukan tahallul, jamaah dianggap telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah umroh dan semua larangan ihram yang berlaku sebelumnya pun juga berakhir.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Jamaah yang Baru Pertama Kali Umroh?

Bagi yang baru pertama kali berangkat, persiapan tidak hanya sebatas perlengkapan. Pengetahuan mengenai rangkaian ibadah juga sangat penting untuk dipelajari sebelum berangkat dari Indonesia. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh jamaah, antara lain:

· Mempelajari prosedur umroh sebelum perjalanan.

· Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

· Mempersiapkan dokumen perjalanan secara baik.

· Mengumpulkan perlengkapan yang diperlukan selama berada di Tanah Suci.

· Mencatat nomor kontak pembimbing atau ketua kelompok

· Mengikuti instruksi pembimbing selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah.

Jamaah juga disarankan untuk tidak ragu bertanya jika terdapat bagian dari ibadah yang belum dimengerti. Bagi yang baru pertama kali menjalani, mendapatkan penjelasan dari pembimbing bisa sangat membantu dalam menjalankan ibadah dengan lebih tenang.

Menjalankan umroh untuk pertama kali pasti menjadi momen yang tak terlupakan. Mengetahui langkah-langkah ibadah mulai dari ihram dan niat, tawaf, sa'i hingga tahallul merupakan salah satu persiapan utama bagi jamaah sebelum menuju Tanah Suci.
Di samping menyiapkan pengetahuan tentang ibadah, calon jamaah juga harus memilih perjalanan yang tepat sesuai dengan kebutuhan serta keadaan masing-masing. Informasi terkait waktu keberangkatan, fasilitas, pendampingan, dan kebutuhan jamaah sebaiknya dikonfirmasi sebelum memulai perjalanan.